stack
[Close]

Minggu, 22 Januari 2012

6 Hal Anda Tidak Perlu Sesali Diri

DALAM hubungan, kita sering mempertanyakan eksistensi diri, terutama ketika dihadapkan pada pertengkaran yang menuntun kita untuk menghakimi diri sebagai pribadi yang buruk. Sebenarnya, Anda lah orang yang lebih tahu mana yang lebih baik untuk diri.

Lingkungan mungkin telah mengatakan bahwa Anda bukanlah orang yang baik atau bahwa Anda memiliki kekurangan dalam kepribadian, minat, atau sikap. Perlu diingat, masing-masing kita diciptakan berbeda dan unik untuk suatu alasan. Jadi, berhentilah merutuki diri. Jika Anda merasa terpuruk, berikut adalah enam hal yang harus akui tentang diri dan berkomitmen untuk tidak pernah menyesali, seperti diulas Shine.

Berkata jujur
Banyak orang hanya ingin mendengar hal-hal positif tentang diri dan hubungan mereka, bahkan jika kata-kata itu merupakan kebohongan. Memang kebenaran menyakitkan, tapi menjadi orang yang jujur sama artinya dengan meningkatkan kualitas diri.
Jadi, berhentilah berbohong hanya untuk membuat orang lain bahagia. Pada akhirnya, mereka akan jauh lebih bahagia mengetahui kebenaran daripada hidup dalam kebohongan.

Menjadi sukses
Kita semua ingin berjuang dengan berbagai cara untuk mencapai keberhasilan, jadi mengapa merasa buruk ketika Anda melakukannya? Tidak berarti Anda lebih baik dari orang lain, karena setiap orang memiliki waktu untuk sukses.
Sebaliknya, bersyukur bahwa Anda mampu mencapai tujuan yang Anda tetapkan dan berjanji akan membantu orang lain untuk sukses. Jika orang-orang di sekitar merasa tidak senang dengan keberhasilan Anda dan mencoba menghancurkannya, tak perlu dipedulikan. Kesuksesan adalah hal positif yang tidak boleh Anda sesali.

Teman-teman Anda
Hal terbaik tentang teman-teman adalah kenyataan bahwa mereka semua berbeda. Bisakah Anda bayangkan jika mereka sama? Tidak akan ada pendapat berbeda, semua orang akan setuju apapun dan semua orang akan menjadi benar. Jadi, tak perlu meminta maaf karena Anda memiliki persahabatan yang indah, kecuali Anda tidak bisa membagi waktu antara pertemanan dan asmara.

Banyak hal Anda sukai
Jadi Anda suka berbelanja, hang out dengan teman-teman, atau menghabiskan waktu di rumah. Apa yang salah dengan itu? Hidup adalah tentang menikmati berbagai hal yang Anda sukai, selama tidak merugikan diri dan orang lain.
Jadi, jangan merasa buruk jika Anda tidak menyukai hal yang sama dengan orang lain. Kita diciptakan untuk memiliki rasa suka dan tidak suka atas segala sesuatu, itulah yang membuat kita unik.

Mengatakan "tidak"
Kita sering seperti harus menyenangkan semua orang hingga benar-benar sulit mengatakan "tidak". Jika Anda berpikir bahwa mengatakan "tidak" adalah lebih baik, maka lakukanlah. Selalu jujur <

Memprioritaskan diri
Setelah putus dari suatu hubungan, hal paling bermanfaat untuk dilakukan adalah memprioritaskan kepentingan diri. Jadi, biarkan diri untuk fokus pada langkah masa depan. Bukan berarti Anda egois, tapi Anda hanya mulai menyadari apa yang terbaik untuk diri. Jadi, tidak perlu meminta maaf karena menginginkan hal terbaik karena Anda memang penting.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...